Skip to main content

Posts

Memaksimalkan fungsi internet untuk berbagi #iwantitnow

Perkembangan teknologi adalah suatu keniscayaan sebagaimana perubahan jaman menuntutnya begitu, terutama dalam hal informasi dan komunikasi yang menjadi sektor paling terasa efek pertumbuhannya,  berkembang pesat meninggalkan makhluk bernama manusia yang tak menyiapkan diri  dengan kesiagaan dunia menyongsong era serba digital. Menjamurnya sosial media adalah salah satu contoh komunikasi menjadi barang dagangan yang sangat mahal dan menggiurkan bagi para pelaku usaha dalam industri teknologi informasi dan komunikasi modern berbasis IT, terbukti banyaknya perusahaan IT ataupun sekelompok orang jenius dan kreatif terutama anak muda  yang berlomba membuat aplikasi-aplikasi yang bertujuan menghubungkan orang-orang di seluruh dunia contoh paling nyata adalah social media . Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi yang meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog...

Inovasi, Bukti Eksistensi Manusia

Manusia diberkahi akal, dengan akal manusia berpikir dan dari pikiran itu menciptakan sesuatu, sesuatu yang berguna bagi manusia lainnya. Dari sejak jaman purba sampai sekarang manusia tidak pernah berhenti berinovasi menciptakan sesuatu untuk kelangsungan hidupnya, tak dipungkiri lagi ini menjadi salah satu alasan dimana sampai sekarang ras manusia masih mampu bertahan dan melanjutkan kelangsungan hidupnya dengan aman dan nyaman, berkembang biak sebagai salah satu tanda naluriahnya sebagai makhluk hidup. Tak hanya manusia yang dianugerahi kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan jaman dan lingkungan sosial disekitarnya, hewan dan tumbuhanpun yang menjadi bagian tak terpisahkan dari alam semesta ini berubah seiring waktu sebagai wujud penyesuaian diri terhadap habitatnya. Kita manusia hidup di planet bernama bumi, yang diklaim sejauh ini sebagai satu-satunya planet yang dapat ditinggali. Seperti hal nya manusia manapun di dunia ini bumi pun tak sempurna, walaupun a...

fix, tidak pro rakyat!

Penulis merasa perlu mengawali tulisan sederhana ini dengan pemberitahuan kalau tulisan ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan kenaikan BBM yang baru saja diumumkan pemerintah kemarin, penulis memilih sikap diam dan mengawasi saja, hanya ingin ber positive thinking kalau dibalik keputusan yang unpopular ini ada niat baik dari pemerintah untuk mengalokasikan dana yang katanya tiliunan itu ke sektor yang lebih baik dan menjanjikan kedepan atau jangka panjang. Dan penulis tak mau masuk dalam golongan orang yang menhujat sampai mengeluarkan sumpah serapah karna itu tidak ada gunanya dan jatuh pada perbuatan dosa. Please enjoy,.. Beberapa puluh hari setelah pelantikan mereka pertikaian itu masih saja terjadi, semakin menunjukkan saja kepada kita rakyat yang katanya mereka pimpin dan wakili suaranya berharap didengar penguasa. Itu merupakan bukti jelas ada di depan mata rakyat kalau rakyat bukanlah prioritas. Tetap saja kepentingan utama mereka adalah kekusaan partai dan antar...

H E R O (karna kebaikan itu menular, percayalah...)

Sosok pahlawan tidak perlu dicari, karna sesungguhnya sifat kepahlawanan itu ada dalam diri setiap manusia bahkan seluruh makhluk hidup. Tuhan menciptakan naluri kepahlawanan sebagai sebuah sifat alami yang ada dalam setiap ciptaannya sebagai tanda kasih sayang yang universal. Sifat kepahlawanan yang dibicarakan disini yaitu sifat dasar makhluk hidup untuk saling tolong menolong. Sifat atau perilaku kepahlawanan identik dengan berkorban demi orang lain tanpa mengharapkan tanda jasa atau pamrih, dan selama ini kita hanya menggolongkan orang semacam ini kebanyakan kepada mereka para pelaku sejarah saja, seperti pejuang kemerdekaan dalam hal ini adalah tentara, relawan, masyrakat sipil yang juga ikut mengangkat senjata, politisi, pejabat pemerintah yang berperan penting sesuai dengan tuntutan jabatannya pada masa tertentu dan lain-lain. Padahal sosok seorang pahlawan ada dimana saja bahkan yang paling dekat ada dalam diri kita sendiri. Sudahkan kita menyadarinya? Saya harap ya....

RIP Sinetron Indonesia

Penulis melihat fenomena  yang terjadi di masyarakat kini, semakin banyaknya ketimpangan dan kesenjangan sosial yang semakin terasa dan jelas tampak di depan mata kita semua. Mulai dari kemiskinan, pendidikan, dan strata sosial yang jelas sudah terkotak-kotak. Dan dari apa yang penulis saksikan pula salah satu sektor yang paling bertanggung atas terjadinya krisis sosial dan kepercayaan diri ini adalah muaranya dari produksi tontonan masyarakat kita yang sangat menggandrungi tayangan-tayangan apapun namanya itu yang marak dari dulu sampai sekarang di televisi seperti sinetron, FTV, acara musik, reality show dan sejenisnya. Siapa dalang dibalik semua itu?. Jelas mereka para pelaku industri (pengusaha atau lebih tepatnya konglomerasi media) pertelevisian yang sangat kentara bahkan cenderung terobsesi pada keuntungan finansial semata adalah pihak yang paling bisa disalahkan, dibandingkan tugas memberikan tontonan mendidik sebagai salah satu social responsibility (tanggung jawab...

Dengan Asuransi, menuju jalan tawakkal

Ketika mendengar kata asuransi ada satu kisah menggeleitik yang seketika teringat kembali dalam benak saya, yaitu cerita di jaman Rasulullah Muhammad SAW tentang penerapan sifat tawakkal bagi para sahabat dan pengikutnya. Sungguh Rasulullah telah menyinggung masalah ini sejak lama. Suatu ketika ada seorang sahabat baru datang dan masuk ke masjid dimana Rasulullah SAW sudah berada didalamnya bersama para sahabat, beliau pun bertanya pada sahabat yang baru saja datang itu. “naik apa kau datang kesini wahai sahabat?” “aku menaiki kudaku wahai rasulullah” “sudah kau tambatkan kudamu??” “tidak ya rasulullah, aku bertawakkal pada Allah SWT atas keadaan kudaku” “tambatkan dulu, baru kau tawakkal” jawab Rasulullah. Dari cerita diatas kita langsung dapat menggali pelajaran, kalau kita manusia berencana. Allah lah yang menentukan segalanya. Bekerja dulu baru serahkan urusan hasil nya pada Allah yang telah mengatur rizki setiap hambanya. Kita manusia diciptakan dengan keada...
Lanjutan.... Jadi tunggu apalagi wahai pemuda, gunakanlah kesempatan masa muda yang kita punya untuk berpikir besar, berpikir dan berperilaku berbeda, dan berpikir  jauh kedepan. 1.        Berpikir besar: tak ada hal yang mustahil dicapai kalau ada usaha=kerja keras. Jangan pernah mau terjebak dalam persepsi “hidup nyaman ala pegawai”. Gaji bulanan, tunjangan, pensiunan, selesai. Hidup ini terlalu indah dan singkat untuk dihabiskan di kantor mencoba memuaskan bos yang tak pernah kita lihat apalagi memperdulikan karyawan atau pegawai nya  tapi gajinya jauh lebih besar. Hanya menjadi budak nafsu dan ambisi sebagian orang yang tanpa sadar telah menyeret kita kedalam sebuah sistem pencucian otak dengan iming-iming kehidupan nyaman ala perkotaan namun miskin kreasi dan itu-itu saja, seperti jalan ditempat. Tragisnya kita hanya akan berakhir sebagai korban dari sebuah sistem ciptaan manusia yang terlalu mengagungkan otak dan pikirannya, adalah kapita...