Pernah gak sih terpikir, kenapa ini terjadi pada saya? Kenapa Allah begitu tega melimpahkan cobaan ini kepada saya? Saya kan orang baik-baik, nggak banyak berbuat macam-macam, apalagi sesuatu yang dilarang oleh Nya? Kenapa sih harus saya? Pada salah satu firman Nya, Allah berkata : aku tak akan memberikan cobaan, ujian, (utang, penyakit, asmara, ekonomi, skripsi ehem, ehem,..) kecuali hamba ku pasti bisa menghadapinya. Pasti diberikan sesuai dengan kadar kemampuan kita untuk mengatasinya. Dalam firman Nya yang lain Allah berkata : tidaklah aku menciptakan penyakit, kecuali aku menurunkan pula obat bagi nya. Ini hanya persoalan waktu dan kesempatan saja. Karna sesungguhnya ketika Allah menimpakan kepada kita segala cobaan itu, Dia sedang mengkarantina diri kita, inti dari proses karantina itu adalah, membuat diri kita pantas dan layak untuk lulus dan menikmati hasil dari buah kesabaran, kerja keras, dan sikap kita ketika menghadapi “hadiah kecil” dari Allah tadi. Di ayat N
Terbangun suatu malam karna mimpi yang aneh. dan sebuah suara yang tampaknya mengajakku berbicara. bagaikan sungai bawah tanah di tempat yang jauh. aku bangkit dan bertanya;apa yang kau inginkan dariku? -Arnulf Overland-