Skip to main content

Posts

Showing posts from July 2, 2017

White Privilege

Bagi Anda yang tak asing dengan budaya Amerika Serikat, atau familiar dengan kondisi negara ini, entah itu melalui musiknya, filmnya, segala yang Anda saksikan di televisi, juga aksi militernya yang banyak mencampuri urusan negara lain, seharusnya Anda tak asing dengan istilah satu ini “ white privilege/supremacy” . Istilah ini merujuk pada kondisi di negara Paman Sam yang lebih tepatnya penulis sebut sebagai penyakit. Penyakit yang tak kunjung sembuh hingga saat ini. White privilege adalah kondisi dimana masyrakat kulit putih di negara US mendapatkan perlakuan istimewa dibandingkan dengan masyarakat kulit berwarna lainnya. Negara yang katanya sangat menghargai kebebasan ini nyatanya sampai saat ini masih berkutat dengan masalah yang itu-itu saja, yaitu rasisme. Bentuk rasisme sangat beragam, dan biasanya faktor yang menjadi pemicu timbulnya aksi rasisme ini adalah adanya perasaan “lebih baik” pada diri seseorang dibandingkan dengan orang lainnya. Hal yang paling sering dijad

Self Reflection

Setelah sekian lama bergulat dengan perasaan gak jelas, entah bersalah, tidak peduli, apatis atau apa namanya saya sendiri kesulitan menemukan kata yang tepat menggambarkan perasaan ini. yang pasti, gak ada yang salah dengan pemikiran saya selama ini, tentang tulisan-tulisan yang telah saya post di blog sederhana ini, semuanya (hampir 98%) hasil pemikiran saya sendiri. Plus yang membuat saya terhenti untuk sementara adalah pergulatan batin yang bagi saya adalah medan peperangan yang seakan tak akan pernah bisa saya menangi. Berkomunikasi pada alam bawah sadar sendiri adalah salah satu pertanda kecerdasan seseorang (katanya hehe), tapi bagaimana kalau pemikiran itu menjadi sebuah perangkap, atau bahkan penjara yang mengungkung kebebasan berpikir mu dan kau menjadi kerdil sejak dalam pikiran sendiri. Pada intinya saya menjadi semakin realistis (klise memang), dikarenakan hidup (realitas) meng-KO- saya keras sekali sampai menghujam ke bumi, menyadarkan saya kalau hidup tidak seperti y