Skip to main content

Posts

Showing posts from December 6, 2015

Mosi Tidak Percaya

Kalau rakyat sudah tidak percaya pada lembaga yang seharusnya terhormat dan mewakili mereka, maka itu sudah salah satu pertanda rusaknya system kepemerintahan yang jelas-jelas tidak mewakili aspirasi rakyat yang dipimpinnya. Slogan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat hanya tinggal slogan tanpa ada makna dan implikasi nyata. Kalau system sudah rusak maka manusia yang ada dalam system itu pun otomatis ikut rusak, bisa sebagai pelaku perusakan atau memang sejak awal tahu kalau itu rusak tapi dibiarkan karna bisa ditambal sana-sini kemudian colong sana colong sini. Segala sesuatu kalau tidak dilandasi oleh hati nurani dan etika dan hanya mendasarinya pada aturan-aturan baku yang jelas-jelas buatan manusia tempatnya  salah dan lupa. Maka jangan heran kalau logika dan perasaan hanya dinomor kesekiankan. Mereka hanya berpedoman pada aturan-aturan baku itu dalam memutuskan suatu perkara, tidak peduli lagi pada hukum etika dan budi pekerti, patut  tidak patut, pantas dan tidak panta

Adil Sejak Dalam Pikiran (PKI di mata orang indonesia)

Segala hal yang berbau komunis bagi rakyat Indonesia kebanyakan memang sudah rusak dan salah kaprah, perspektif buruk ini timbul sebagai akibat dari propaganda-propaganda yang terorganisir secara rapih lewat media-media seperti film, Koran, buku-buku sejarah dan cerita-cerita yang disampaikan secara turun temurun. Pandangan rakyat Indonesia yang telah jelek pada segala hal yang berbau komunis tak bisa dipisahkan dari keberhasilan upaya pemerintah dulu kala yang mencoba mencuci otak rakyat sedemikian rupa agar memihak dan  kemudian cenderung mengamini penindasan yang pemerintah lakukan pada PKI dan simpatisannya di masa itu. Akibatnya sampai sekarang generasi-generasi yang merasakan atau menjadi objek propaganda anti komunis itu masih berpikiran sama, bahwa komunis perusak dan anarkis. Tulisan ini  tidak sama sekali mendukung komunis juga bukan sebagai bukti kalau penulis adalah seorang komunis, tapi hanya ingin mencoba meluruskan pandangan masyarakat pada yang seharusnya, ki