Skip to main content

Posts

Showing posts from May 12, 2013

REGRET

So Regret I realized,. Ini bukan diriku sekali, menyesal, kata yang paling tidak aku suka. Menyesal berarti : ketidak matangan, pilihan yang salah, dan mengutuk diri sebodoh-bodohnya. Aku teringat pada sebuah buku yang bagus sekali berjudul “hidup ini terdiri dari pilihan-pilihan kecil yang menentukan hidup kita kedepan”. Pertama kali membaca judul buku nya saja aku langsung setuju. Setiap hari, setiap waktu bahkan setiap detik kita dihadapkan pada pilihan-pilihan mau tidak mau, mulai dari yang paling kecil dan sederhana sampai yang besar dan sangat menentukan menurut benak kita sendiri, karna pada hakekatnya tidak ada yang mengetahui secuil pun rahasia dibalik esok hari. Keputusan telah diambil, rencana telah dimatangkan, tanggal telah ditentukan. Dan aku tidak bisa berbuat apa-apa hanya keputusan untuk mengakhiri semuanya. Bodoh sekali kenapa aku terjebak dalam kubangan perasaan yang seperti ini, sangat tidak diharapkan.  Tapi sementara perasaan seakan stagnan namun kehidupan d

monopoli era baru

konglomerasi media, monopoli era baru??? Kalau berbicara mengenai media massa dewasa ini, tak lepas dari monopoli sejumlah pihak pada berbagai media yang potensial membawa pesan-pesan tertentu yang telah dikonstruksi sedemikian rupa. Memang tak bisa kita pungkiri, kesadaran akan keadaan media yang seperti itu belum dimiliki sepenuhnya oleh mayoritas masyarakat kita, yang konsumsi medianya masih sangat tinggi hingga sekarang. Makanya dibutuhkan proses literasi media yang harus gencar dilakukan demi menyadarkan khalayak akan pentingnya proses selektif dalam mengkonsumsi media yang pantas dan tidak pantas. Telah menjadi rahasia umum beberapa media bertaraf nasional dimiliki oleh segelintir orang saja. Bahkan ada yang perusahaan medianya terbesar se-asia tenggara. Ini tak bisa kita lihat sebagai sesuatu yang normal-normal saja ataupun lumrah, sesungguhnya ini merupakan suatu proses pembentukan citra beberapa gelintir orang dengan memanfaatkan frekuensi publik sebagai alatnya. M