Skip to main content

Posts

Showing posts from June 23, 2013

OUR WORLD TODAY (part 7)

IRONIC,. DEMOKRASI ALA AMERIKA. PENTINGNYA BELAJAR LITERASI MEDIA. (u know what it's mean, right???) DO YOU?

GURITA CORPORATE MEDIA. MILIK SIAPA

96% Media Dunia Dimiliki Enam Perusahaan Zionis (Six Zionist Companies Own 96% of the World’s Media) Kekuatan kebohongan, dusta dan disinformasi sebagaimana dibayar oleh orang Amerika dengan harga kebodohan kolektif. "Anda tahu betul begitu juga  orang-orang  Amerika yang bodoh itu sama-ama mengetahuinya, bahwa kami mengontrol pemerintah mereka, siapapun yang duduk di Gedung Putih. Anda lihat, saya tahu itu dan Anda tahu bahwa tidak ada Presiden Amerika yang sedang  berada dalam posisinya bisa menentang  kita, bahkan jika kita melakukan sesuatu yang tak pernah terpikirkan olehnya.  Apa yang bisa mereka (Amerika) lakukan terhadap kita? Tidak ada. Kami mengendalikan Kongres, kami mengontrol media, kita kendalikan show biz, dan kami mengontrol segala sesuatu di Amerika. Di Amerika Anda bisa mengkritik Tuhan, tetapi Anda tidak bisa mengkritik Israel ... " - juru bicara wanita  Israel, Tzipora Menache. Fakta Jewish Media Control Electronic News & Enterta

THE REVOLUTION WILL NOT BE TELEVISED

dibalik peristiwa kerusuhan massal yang terjadi di beberapa negara belakangan ini ada cerita unik yang terselip di balik peristiwa bersejarah, berdarah-darah, dan berkelanjutan itu, sebuah fenomena yang tak banyak orang tau dan menyadarinya, tapi merupakan hasil dari sebuah perencanaan serba matang dan terorganisir dari sebuah kelompok corporate media massa. yaitu tidak ditayangkannya kejadian itu di televisi-televisi nasional negara bersangkutan karna ditakutkan akan menarik simpati banyak masyarakat lain dan malah menimbulkan gelombang unjuk rasa yang semakin besar dan semakin menjurus kearah yang anarkis dan uncontroll. banyak pihak yang tidak ingin peristiwa itu disaksikan banyak orang, makanya mereka menggunakan kuasanya pada media massa agar tidak menyiarkannya sebagai sebuah informasi kepada publik melainkan mengangkatnya sebagai sebuah tindakan anarki dari sekelompok masyarakat brutal yang memperjuangkan nasib nya dengan cara yang tidak beradab, menghancurkan sarana publik

BALSEM ITU,...

setelah Turki, Jepang dan Brazil. kini Indonesia yang rakyatnya turun ke jalan, menuntut sebuah tuntutan yang kurang lebih sama muaranya, kesejahteraan mereka. tapi penulis tak akan lagi membahas tentang apa yang terjadi di Turki dan negara lainnya, karna selain itu sudah terlalu banyak ulasannya dan menurut penulis tidak terlalu relevan kalau dikaitkan dengan situasi dalam negeri kita saat ini. maka penulis akan lebih fokus pada pembahasan tentang maraknya demonstrasi yang selalu berujung pada aksi kekerasan dan pengrusakan belakangan ini dinegeri kita tercinta. tanpa bermaksud menutup mata atas apa yang dilakukan oleh para demonstran itu, baik dari para buruh maupun mahasiswa, namun pengrusakan sarana publik dan membuat kemacetan, membuat rasa tidak nyaman bagi lingkungan sosial masyarakat dimanapun itu berada tetaplah tidak dapat dibenarkan, apalagi kalau mengatasnamakan rakyat. dan menurut penulis kondisinya saat ini belum sampai pada batas mentolerir kerusakan semacam itu, ap