Skip to main content

Posts

Lanjutan.... Jadi tunggu apalagi wahai pemuda, gunakanlah kesempatan masa muda yang kita punya untuk berpikir besar, berpikir dan berperilaku berbeda, dan berpikir  jauh kedepan. 1.        Berpikir besar: tak ada hal yang mustahil dicapai kalau ada usaha=kerja keras. Jangan pernah mau terjebak dalam persepsi “hidup nyaman ala pegawai”. Gaji bulanan, tunjangan, pensiunan, selesai. Hidup ini terlalu indah dan singkat untuk dihabiskan di kantor mencoba memuaskan bos yang tak pernah kita lihat apalagi memperdulikan karyawan atau pegawai nya  tapi gajinya jauh lebih besar. Hanya menjadi budak nafsu dan ambisi sebagian orang yang tanpa sadar telah menyeret kita kedalam sebuah sistem pencucian otak dengan iming-iming kehidupan nyaman ala perkotaan namun miskin kreasi dan itu-itu saja, seperti jalan ditempat. Tragisnya kita hanya akan berakhir sebagai korban dari sebuah sistem ciptaan manusia yang terlalu mengagungkan otak dan pikirannya, adalah kapita...

Dari pemuda selalu untuk indONEsia

Saya akui saya   termasuk dalam barisan orang-orang yang pesimis dengan kemajuan bangsa ini kalau terus dipimpin oleh orang-orang tua diatas sana, dengan kekolotan cara pikir mereka dan kekakuan sistem yang mereka terapkan pada lingkungan kerjanya, belum lagi mereka para orang tua sangat terlihat tertatih dalam menyelaraskan diri dengan perkembangan jaman sehingga akhirnya lembaga, ormas, perusahaan yang dia pimpin ataupun instansi menjadi tidak semenarik dulu karna sudah ketinggalan jaman, harus ada anak muda disektor manapun itu dewasa ini kalau ingin terlihat tetap eksisnya suatu perusahaan ataupun instansi apapun itu, karna pemuda tau jenis kemodernan seperti apa yang sedang berkembang dan tentu saja disukai banyak remaja, masyarakat dan menjadi tren, setiap waktu berjalan ada masanya sendiri bagi suatu generasi itu untuk mengisi dan mewarnainya dengan “dunia” mereka saat itu, jadi untuk orang-orang tua diatas sana sadarlah dan segera turunlah. Sejarah membuktikan, kenyat...

What school is,..???

Ketika dunia telah melaju dengan sangat cepat, bersama segala bentuk perkembangan dan kemajuan teknologi nya, manusia adalah makhluk pertama yang bertanggung jawab atas kenyataan itu dan seharusnya mampu mengontrol keadaan tanpa harus kehilangan arah. Tuntutan untuk mensejajarkan diri dengan kemajuan itu semakin hari semakin meningkat, manusia sebagai makhluk berakal sadar sepenuhnya kalau meningkatkan kualitas diri menjadi sebuah keniscayaan. Dengan jalan pendidikan salah satunya. Setiap negara di dunia ini sekarang menjadikan pendidikan sebagai salah satu program penting demi mensukseskan cita-cita setiap negara agar warganya mampu mensejajarkan diri dengan perkembangan jaman dan berguna bagi kemajuan negara mereka. Karna pemahaman kebanyakan orang negara yang maju adalah berkat orang-orangnya yang berpendidikan tinggi, berpengetahuan luas yang akhirna mampu memajukan negara menuju apa yang disebut sebagai “negara maju dan berkembang”. Namun sistem pendidikan saat ini saya...

Jenis, Unsur dan Sangsi dari tindak pidana korupsi

muak melihat mereka para tersangka korupsi itu di layar kaca, mengapa mereka tertawa? tersenyum? melambaikan tangan bak selebriti dadakan? bahkan mereka sudah memiliki pendukung, fans yang siap mati sepertinya. tentu saja senyum itu timbul, mereka tahu ketukan palu yang akan menentukan hidup mereka selanjutnya hanyalah bagian kecil dari nada-nada yang telah mereka atur dan akan berakhir kemana. tak jauh-jauh dan hanya sebentar saja. anggaplah cuti dari kesibukan mereka mencuri uang rakyat, istirahat di tempat yang "katanya" penjara tapi dengan barang mewah dan selusin keeksklusifan lainnya.  owh come on,. 3 tahun? 3,5 tahun? FUCK SYSTEM AND BIROCRACY!! 1.       Tindak Pidana Korupsi Yang Merugikan Keuangan Negara Atau Perekonomian Negara Diatur dalam : Pasal 2 ayat (1) No. 31 tahun 1999             Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau o...

DILEMA EKONOMI KERAKYATAN DAN EKONOMI KREATIF

Baru saja kita keluar dari situasi tidak menentu dan menegangkan di republik ini (bagi sebagian orang) terkait situasi politik beberapa hari yang lalu. Ketok palu hakim menjadi jalan penanda usainya pertaruhan salah satu kubu calon presiden memperjuangkan apa yang mereka anggap kebenaran menyangkut hasil pemilu. Yang mau penulis soroti dari hajatan demokrasi rakyat Indonesia yang sangat menyita perhatian tahun ini adalah saat masa kampanye kemarin, kampanye caleg maupun pilpres tak pelak mengumbar banyak janji-janji, visi dan misi yang disulap menjadi bahan jualan yang ditawarkan para bakal calon wakil rakyat itu untuk memuluskan jalan mereka mendapatkan kursi dewan ataupun presiden, baik daerah sampai tingkat nasional. Dan diantara janji yang paling banyak diucapkan dan dianggap sebagai senjata ampuh untuk mendapatkan perhatian terlebih lagi suara rakyat adalah isu mengenai hal yang berdampak langsung pada kesejahteraan mereka dan dapat dirasakan efek perubahannya yaitu mengenai ek...

Be SMART!

Betapa kulit luar sangat menipu, dan terkadang tidak mencerminkan kulit asli dibaliknya. Inilah kenyataan yang harus kita terima bila ingin menilai seorang anak manusia, terlalu sulit untuk menentukan dia pintar, bodoh, cantik, jelek dengan segala kompleksitas yang dimiliki dalam satu diri manusia. Belum lagi kalau bicara mengenai relativitas dan perspective. Setiap orang mempunyai pandangan sendiri-sendiri terhadap sesuatu yang dilihatnya berdasarkan pada pengalaman yang dimiliki orang tersebut, dan cara dia menerimanya. Begitu rumitnya manusia, kalau saja kita sadar.. Kembali sekali lagi terjadi kasus di media sosial yang sepertinya akan menjadi fenomena yang berkelanjutan kedepan, dimana sosmed harusnya menjadi media untuk kita dapat bertemu secara digital dengan orang-orang baik yang kita sudah kenal, ingin kenal, maupun yang sudah lama tidak bertemu dapat bertemu lagi di media yang katanya tempat ber-sosial-ini. Sebuah fenomena yang hanya dapat terjadi di era digitalisasi dew...