Skip to main content

Posts

Puisi: Hujan

Ku suka ketika hujan turun dengan lebatnya Itu seperti masa reset buat tubuh, hati dan bumi ini Tubuh yang telah lelah dengan segala rutinitas dunia Tuntutan-tuntutan tak masuk akal yang membuat mu menjadi boneka etalase Bergerak bukan atas kemauan sendiri. Hati yang juga porak poranda Atas semua keinginan yang Cuma sebatas keinginan Angan, mimpi, dan khayal Berharap terlalu tinggi. Bumi yang makin gersang dan tua Tiap hari terinjak oleh kaki kotor dan serakah manusia Melubanginya, mengambil paksa isinya, meninggalkan tak lain kerusakan, Sebagai warisannya. Hujan datang men-stop- itu semua untuk sementara Hujan datang mencoba membasuh luka itu semua Hujan datang dengan cairan magic nya Menyirami tubuh yang meriang, hati yang panas, bumi yang retak-retak kemarau panjang. Hujan adalah media penyembuh. Healing…. Hujan adalah anugerah. Cium bau bumi setelah hujan.. Itulah nama bumi sebenarnya.. Yang perlu kau lakukan Cuma sedikit membuka m...

Pendidikan Tidak Membuat Seseorang Menjadi Kaya

Pendidikan yang tinggi tidak membuat seseorang menjadi kaya, kerja keras dan usaha iya. Pendidikan hanya membuka perspektif baru yang lebih luas terhadap seseorang, memberi nya lensa baru, kacamata yang lebih beragam, berbeda dan lebih berwarna dalam memandang dan memaknai kehidupan. Kehidupan setelah menempuh pendidikan, adalah fase dimana seseorang sadar kalau dirinya tak disiapkan untuk menghasilkan uang, karna memang bukan itu tujuan dari sebuah pendidikan. Kita semua menyadari kalau pendidikan dinegeri ini mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi materi pembelajaran utamanya masih hanya berupa teori minim eksekusi atau praktek. Alhasil siswa yang dihasilkan hanya pintar bicara tapi minim aksi nyata. Konsep pemikiran buah dari pendidikan yang tinggi kalau hanya untuk mendapatkan materi sebanyak-banyaknya harus segera diubah, karna materi sebagai sebuah tujuan sangat kecil nilainya dan tidak bisa dibandingkan dengan ilmu pengetahuan yang didapat. Ilmu tidak bisa dibandi...

Puisi: Jalan Hilang

Ada yang bilang tidur adalah pelarian paling sampurna Lewat tidur kau melupakan segalanya sejenak, Tidur adalah morfin bagi luka-luka hati dan tubuh yang menganga, Tidur adalah antibody  atas semua keperihan itu, Sayang ia Cuma sementara. Mereka yang kelewat sering tidur, Mereka para orang yang berputus asa, Di dalam terjaganya mereka… Dikejar-kejar mimpi, ekspekstasi, seketika itu juga ditampar dengan sangat keras oleh realita.. Membuatnya terbangun seketika dengan keterkejutan yang hampir menghilangkan nyawa, Dalam waktu yang bersamaan menidurkannya kembali dalam tidur panjang seorang pecundang, Kembali…. Malas mereka bilang,. Penganggur mereka bilang,. Tidak tau malu mereka mencap,. Gelandangan katanya,. Terlalu dini menilai seseorang,. Itu telah menjadi identitas orang-orang itu,. Siapapun tidak pernah tau kisah dibalik setiap punggung,. Senyum tersungging..  tawa,.. apakah disitu arti bahwa ada bahagia? bahkan air mata paling...

Kenapa Kamu Gagal?

ketika kita gagal, kita mendongak keatas, bertanya, mengapa Tuhan? mengapa aku senelangsa ini? mengapa aku lagi?. kita cenderung menyalahkan Tuhan. kita balikkan semua kepada Nya dan kita lupa bercermin. padahal jawaban yang kau cari itu ada tepat di hadapan mu, ambil cermin lihat dan disitu letak jawaban atas semua tanda tanya, keraguan, pesimisme, putus asa, yang berkecamuk dalam hatimu, ya dirimu sendiri. ketika kita melihat orang lain lebih berhasil dari diri kita, hidupnya sepertinya lurus-lurus saja, enak lempeng seperti tidak pernah menemui jalan berbatu apalagi tanjakan curam. kau salah kawan kalau berpikir begitu, percayalah setiap orang di dunia ini mempunyai medan perang nya sendiri dalam hati dan pikirannya. tidak ada manusia yang terlepas dari ujian, karna ujian adalah fitrah manusia agar menjadi lebih baik, agar mau belajar dari kesalahan, karna hanya seorang pemenang sejati lah yang akan lolos dari ujian ini dan memperolah hadiah, ketenangan hidup dan pikiran. buk...

Mengapa Ibu Kartini? Bukan Pahlawan Perempuan yang Lain?

Beberapa hari kemarin kita baru saja merayakan Hari Kartini ( Kartini Day ), Diperingatinya Hari Kartini merupakan bentuk penghormatan rakyat Indonesia pada jasa-jasa Kartini dalam usahanya menyadarkan, menggalang kekuatan rakyat pribumi untuk berani melawan, paling tidak bersuara atas penjajahan colonial Belanda, kemudian untuk berani bangkit menghadapi kesewenang-wenangan dan dominasi Belanda pada masa penjajahan terutama bagi kaum perempuan. Di peringati tepat pada hari ulang tahun beliau yaitu 21 april. Sehari setelah itu sangat disayangkan kemudian muncul tulisan-tulisan yang penulis dapati di  media sosial yang pada intinya  mempertanyakan kelayakan Kartini diangkat sebagai pahlawan bangsa sampai diperingati hari lahirnya dan membandingkan beliau dengan pahlawan perempuan Indonesia yang lain, yang jasa nya juga sangat besar bagi kemerdekaan negeri ini terutama rakyat Aceh, ialah cut nyak dien, ada juga sosok wanita tangguh asal Bandung Dewi Sartika,dan Rohana Kudu...

Latar Belakang Pemikiran Kartini

Ni begitu biasa ia dipanggil, panggilan dimasa kecilnya, ditengah keluarganya ayah-ibunya, kakak dan adik-adik nya. Ni tumbuh dan besar bersama saudara-saudarinya terutama yang perempuan dalam benteng kokoh bernama  adat yang(feodal, hirarkis, pathriarkis). Waktu dimana seorang perempuan tidak mempunyai hak untuk menentukan sendiri jalan hidupnya, waktu dimana pendidikan bukanlah sebuah kebutuhan, waktu dimana setelah dirasa cukup dewasa mereka akan dinikahkan, mau ataupun tidak. Ke-feodalan Jawa dimasa itu hanya berlaku dikalangan pembesar pribumi atau raja-raja kecil saja. Mengapa tidak karna itulah identitas yang membedakan mereka dengan rakyat jelata, mereka para raja ketika itu mendapat keistimewaan atau privilege tertentu sebagai kaki tangan pemerintah colonial . Anak-anaknya dapat bersekolah walaupun kondisi sekolahnya juga jauh kualitasnya dengan yang diperuntukkan bagi anak-anak orang Belanda sendiri, tapi bagi anak perempuan mereka harus siap kapan saja bila ada lelaki ...

Puisi: Terbentur

Masih dalam lumpur yang kau injak kemarin Si bodoh yang bukan Cuma terjatuh Tapi kini menyatu dalam lumpur itu Ia menjadikannya harmoni Bagian dari ritme hidup yang ia buat sendiri Tanpa sadar akhirnya terstrukturisasi dalam alam bawah sadarnya Menjadi bagian dari dirinya. "Kau ditakdirkan disini, untuk ini." Sisi dirinya yang putus asa akhirnya meyakinkan diri. Sampai kapan Mau selalu terjebak Dalam pikiran, logika, yang kering motivasi Muara segala masalah itu Masih sama. Kita dibentuk oleh percikan ajaib di sudut jauh sana, Cerebrum. Disebut sel yang menghasilkan rangsangan Berpikir dulu baru bertindak Sayangnya pikiran terlalu begerak lambat pikir dan angan tak lagi cukup. Hanya merayap meninggalkan jejak lendir di jejak jalannya Yang seketika hilang. Ia yang selalu terlambat. Bangun. Berdiri. Berlari. Kau lebih tau dari sekedar teori Karna teori tak berlaku di dunia realitas Fantasi hanyalah selingan Beloka...