Skip to main content

Posts

Mosi Tidak Percaya

Kalau rakyat sudah tidak percaya pada lembaga yang seharusnya terhormat dan mewakili mereka, maka itu sudah salah satu pertanda rusaknya system kepemerintahan yang jelas-jelas tidak mewakili aspirasi rakyat yang dipimpinnya. Slogan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat hanya tinggal slogan tanpa ada makna dan implikasi nyata. Kalau system sudah rusak maka manusia yang ada dalam system itu pun otomatis ikut rusak, bisa sebagai pelaku perusakan atau memang sejak awal tahu kalau itu rusak tapi dibiarkan karna bisa ditambal sana-sini kemudian colong sana colong sini. Segala sesuatu kalau tidak dilandasi oleh hati nurani dan etika dan hanya mendasarinya pada aturan-aturan baku yang jelas-jelas buatan manusia tempatnya  salah dan lupa. Maka jangan heran kalau logika dan perasaan hanya dinomor kesekiankan. Mereka hanya berpedoman pada aturan-aturan baku itu dalam memutuskan suatu perkara, tidak peduli lagi pada hukum etika dan budi pekerti, patut  tidak patut, pantas dan ti...

Adil Sejak Dalam Pikiran (PKI di mata orang indonesia)

Segala hal yang berbau komunis bagi rakyat Indonesia kebanyakan memang sudah rusak dan salah kaprah, perspektif buruk ini timbul sebagai akibat dari propaganda-propaganda yang terorganisir secara rapih lewat media-media seperti film, Koran, buku-buku sejarah dan cerita-cerita yang disampaikan secara turun temurun. Pandangan rakyat Indonesia yang telah jelek pada segala hal yang berbau komunis tak bisa dipisahkan dari keberhasilan upaya pemerintah dulu kala yang mencoba mencuci otak rakyat sedemikian rupa agar memihak dan  kemudian cenderung mengamini penindasan yang pemerintah lakukan pada PKI dan simpatisannya di masa itu. Akibatnya sampai sekarang generasi-generasi yang merasakan atau menjadi objek propaganda anti komunis itu masih berpikiran sama, bahwa komunis perusak dan anarkis. Tulisan ini  tidak sama sekali mendukung komunis juga bukan sebagai bukti kalau penulis adalah seorang komunis, tapi hanya ingin mencoba meluruskan pandangan masyarakat pada yang sehar...

Pemuda Berkarya

Peran pemuda pejuang kemerdekaan dari yang  berperang dengan hanya bersenjatakan bambu runcing saja, mereka yang menempuh jalur diplomasi melalui organsasi-organisasi kepemudaan, surat kabar, dan aksi-aksi revolusioner lain sampai yang berani mengambil resiko dalam scenario penculikan seorang presiden dan wakilnya adalah satu dari sekian kisah heroic dan penggambaran akan sebuah usaha yang tak pernah putus, itulah gambaran pemuda Indonessia yang aktif, kritis nan revolusioner di masa-masa kependudukan kolonial. Ya kita bangga memiliki pemuda-pemuda revolusioner yang jasanya pada kemerdekaan bangsa ini sangat besar namun tak sedikit yang akhirnya hanya dilupakan. Memang bukan untuk itu mereka melakukan perjuangan. Untuk dikenang dan namanya dielu-elukan apalagi menjadi pahlawan. Mereka melakukan perjuangan itu semua atas dasar kecintaan pada negeri yang semakin sekarat karna sudah terlalu lama dibawah jajahan bangsa  asing yang bisanya hanya semakin mengkerdilkan bangsa in...

Negeri Para Preman (Part 1)

Sebenarnya di jaman apa kita hidup sekarang, apakah masih di jaman batu seperti dulu kala sekali ketika orang-orang pra renaissance dan modernism belum tersentuh peradaban kemudian saling berkelahi pakai kapak dari batu yang diruncingkan sampai mati hanya demi sebuah makanan dan wanita,? atau jaman dinosaurus,? dimana yang kuat memakan yang lemah, seperti hukum rantai makanan yang kita kenal dari bangku sekolahan dan kini diaplikasikan bagi mereka yang berpikir seperti hewan. Inikah Negara yang katanya sedang menaiki tangga kemajuannya itu, Negara yang menjunjung tinggi kemanusiaan, bukankah di sila kedua pancasila kita ada kata “kemanusiaan yang adil dan beradab”,?   Kasus kematian seorang aktivis tambang di Lumajang seakan kembali menghentak penduduk republik ini dari tidur panjang yang belum lagi pulas, kasus pelanggaran HAM yang menjadi PR pemerintah bertambah satu lagi yang harus segera diusut sampai keakar-akarnya. Kebanyakan dari mereka adalah aktivis lingkungan yang ...

Korban Iklan

Bersamaan dengan perkembangan teknologi dan kemudahan akses informasi melalui internet atau dunia digital, menuntut manusia ikut berkembang pula cara menyikapinya untuk beradaptasi. Memang seharusnya begitu, sebagai makhluk yang diciptakan berakal kalau tidak mau tertinggal. Mengadopsi perkembangan teknologi terbarukan menjadi suatu keharusan terutama bagi masyarakat urban yang tinggal di kota-kota metropolitan, dimana mayoritas kini segala penghidupannya bersinggungan langsung dengan teknologi sekitarnya mau ataupun tidak. Contoh sederhana saja, bisakah saat ini kita sehari saja tidak memegang gadget atau hp?. Sama sekali tak pernah terpikirkan betapa perkembangan jaman telah membuat kita sebegitu bergantung  terhadap teknologi hasil buatan manusia itu sendiri. Teknologi yang diharapkan memudahkan pekerjaan manusia ini memang telah berhasil memberikan apa yang menjadi tujuan penciptaannya, tapi efek samping nya pun sungguh diluar perkiraan, kita telah berubah menjadi robot yan...

Puisi: Tentang Perempuan

Tak ada perempuan yang bercita-cita menjadi pelacur dan Tuhan tidak goblok saudari-saudariku, jangan pernah percaya pada ungkapan-ungkapan para lelaki, pada janji-janji resmi, pada buku-buku ilmiah, pengajian atau pidato-pidato ini bukan soal moral atau dosa, bukan soal lulus masuk sorga atau tergelincir masuk neraka.  Ini soal sistem yang merampok, aturan yang menjebak dan struktur yang merampas kemungkinan kalian. Ini soal kekuatan dan kewenangan yang terkonsentrasi, Monopoli para elite, Yang menyedot masa depan kalian. Soal pertumbuhan yang timpang, Soal nafsu dangkal kemanusiaan yang deras dipompakan. Saudari-saudariku, Kalian tak akan pernah mengerti hal ini Sebab secara ekonomi kalian tak diberi hak berpendidikan, Tetapi sumbangan kalian terhadap kenaikan GNP sangat besar. Saudari-saudariku, kalian tidaklah melacurkan diri, Kalian hanya setia kepada Keadaan yang tidak memberikan kalian pilihan-pilihan. Kebijaksanaan demi kebija...

Sepakat Arti Sukses?

Pendidikan yang tinggi tidak membuat seseorang menjadi kaya, kerja keras iya. Pendidikan hanya membuka perspektif baru yang lebih luas terhadap seseorang, memberi nya lensa baru, berbeda dan lebih berwarna dalam memandang dan memaknai kehidupan. Kehidupan setelah menempuh pendidikan, adalah fase dimana seseorang sadar kalau dirinya tak disiapkan untuk menghasilkan uang, karna memang bukan itu tujuan dari sebuah pendidikan. Kita semua menyadari kalau pendidikan dinegeri ini mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi materi pembelajaran utamanya masih hanya berupa teori minim eksekusi atau praktek. Alhasil siswa yang dihasilkan hanya pintar bicara tapi minim aksi nyata. Konsep pemikiran buah dari pendidikan yang tinggi yaitu untuk mendapatkan materi sebanyak-banyaknya harus segera diubah, karna materi sebagai sebuah tujuan sangat kecil nilainya dan tidak bisa dibandingkan dengan ilmu pengetahuan yang didapat. Ilmu tidak bisa dibandingkan dengan apapun, karna ilmu merupakan seb...