Skip to main content

Posts

HAMKA : Antara konspirasi, persahabatan, dan cinta negara.

“Bila aku mati kelak, minta kesediaan Hamka untuk menjadi imam shalat jenazahku.”  (Soekarno) Di sepetak ruang. Di sudut lorong-lorong gelap, berkelok, tak tahu di mana ujungnya. Ruangan itu tak kalah gelap. Hanya cahaya dari balik jendela kecil di atas sana yang lariknya menembus, membelai debu-debu beterbangan, menyapa lembaran kertas yang menumpuk. Lembaran yang begitu rapi. Lembaran yang ia tulis, selama dua tahun 4 bulan. Di balik jeruji, di pinggiran Sukabumi. Atas tuduhan makar, kezaliman rezim tiran tak berdasar. Haji Abdul Malik Karim Amrullah, karib disapa Buya Hamka. Kalam suci Ilahi, dengan tekun, ia ulang hafalannya. Mengeja ayat demi ayat. Merenungkan satu per satu maknanya, hingga khatam, seluruhnya tergenapi. Ada haru membiru. Ada tangis berlapis senyum bahagia, di sana. Allah terasa begitu dekat. Seperti Ibnu Taimiyyah dulu kala. Berteman secarik kertas, berikut tinta dan pena. Tempat menorehkan tulisan hasil perenunangan. Berjilid-jilid karya keluar...

“INDONESIA – JAWA”

Ketika masih bergelora nya api pergolakan di Aceh sana, ketika bumi Serambi Mekkah ingin memutus hubungan dengan Ibu Pertiwi berserta ribuan kepulauannya, ketika kata perundingan tidak lagi memperoleh rasa percaya, maka gerakan perlawanan (separatis) lah jawabannya. lahirlah sebuah pergerakan,, yang lebih kita kenal dengan GAM (Gerakan Aceh Merdeka). Ketika masanya, pergolakan oleh GAM ini mampu mengguncang stabilitas Indonesia, mengancam keutuhan dan kedaulatan republik ini, dengan niatan ingin memisahkan diri dan membangun otonominya sendiri, dikarnakan sakit hati yang dirasakan atas segala pengkhianatan dan tipu daya yang “katanya” dilakukan oleh “negara”.  Berikut beberapa dampak yang akan terjadi kalau saja niatan saudara kita diujung barat negeri ini terealisasi, diantaranya akan hilangnya satu lagi wilayah di peta Indonesia dengan bertitelkan “daerah istimewa”, kemudian dapat juga mengancam punahnya lagu “dari Sabang sampai Merauke” dari peredaran lagu anak-anak ...

LOST THE SUN

Bunga matahari mengikuti arah matahari,. Bagaimana kalau dia kehilangan matahari,.?? Akan kemana arah bunga matahari,.>?> Akankah masih tetap tegak,.?? Ke kanan? Ke kiri? Atau tak menentu mengikuti lambaian angin menuntunnya kemana,.?? Akankah bunga matahari akan tetap tumbuh,.?? Mungkin tidak dalam habitat aslinya,. Namun akan tetap tumbuh disetiap hati manusia yang pernah melihatnya,. Menjamahnya,. Menikmati keindahannya,. Karna itulah hakikat keberadaannya,. Menyinari setiap makhluk yang mengagumi karya Tuhan seutuhnya,. Tak kan pernah merasakan kehilangan,. Akan cahaya,................

Be a Loner,.

don't follow the crowd,. very true,..

DISTURBIA

Tanpa kita sadari banyak sekali tontonan yang kita saksikan di televisi-televisi nasional itu hanyalah sebagai pengalihan saja dari berita yang lebih besar dan seharusnya mendapatkan perhatian lebih besar pula dari publik sebagai bentuk pengawasan juga perhatian terhadap pemerintah dan kejadian-kejadian yang sedang hangat dibicarakan. Baik acara itu sebagai bagian dari program dari televisi yang bersangkutan maupun kontennya yang entah realita atau hasil ciptaan belaka. Who knows di jaman serba digital dan semakian tak pasti ini sangat susah rasanya membedakan mana yang benar   tak dibuat-buat dan yang sengaja diperlihatkan seperti benar saja, sudah sangat mirip dan tak ada bedanya saja. Bagi orang yang tak mengerti literacy media penulis meragukan mereka akan mengerti akan permainan ini.  dengan segala bentuk permainan oleh media-media terhadap publik yang justru merupakan sasaran  utama dari seluruh rangkaian acara mereka selama 24 jam lamanya. Metode pengalihan in...

MENGENANG PERTEMPURAN WATERLOO

OLEH : EZA AHIM IKI. Banyak cara untuk meraih keuntungan dan kekayaan, salah satunya lewat isu dan peperangan. Kita saksikan sekarang betapa seringnya acara-acara infotaiment hadir di layar kaca kita, yang melulu isinya “artis/aktor anu diisukan begini/begitu”. Di sisi lain kita lihat perang dengan kebiadaban yang jauh dari nilai-nilai kemanusiaan masih marak di dunia yang katanya “modern” ini. Dari dua point ini, bisa kita lihat berapa banyak manusia tidak bermoral ambil aksi cari untung. Mulai iklan dari berbagai macam produk di sela-sela acara infotaiment tadi, atau para broker tentara bayaran dan para pedagang senjata yang dagangannya laris saat perang. Tapi apa jadinya jika dua hal ini dijadikan satu untuk mendapat untung yang jauh lebih tinggi lagi?. Mari kita beralih ke Belgium 198 tahun yang lalu tepatnya di Waterloo tanggal 18 Juni 1815, saat pasukan koalisi Inggris-Prussia yang dipimpin oleh Duke of Wellington menghadapi tentara Napoleon dari Prancis. Pendanaa...

STOP MAKING STUPID PEOPLE FAMOUS

STOP MAKING STUPID PEOPLE FAMOUS Mengklaim dirinya sendiri ssebagai calon presiden dari kalangan pemuda, itulah yang di lakukan Farhat Abbas yang lebih dikenal sebagai seorang pengacara memulai langkah awalnya untuk menjadi capres di 2014 mendatang. Tak salah memang untuk mendeklarasikan diri sendiri seperti itu, toh semua warga negara indonesia memiliki hak dan kewajiban untuk ikut andil membangun bangsanya dengan berbagai cara dan salah satunya adalah dengan ikut dalam pertarungan menjadi orang nomor satu di bumi pertiwi. Namun apa yang dilakukan Farhat belakangan ini justru banyak menimbulkan polemik dan kontroversi di tengah masyarakat, dan itu seolah menggambarkan dirinya yang tidak peka pada keadaan lingkungan sosial masyarakat dewasa ini, disamping pula menunjukkan betapa tidakcerdas dirinya dalam membaca situasi politik dan sosial di negeri ini. Kontroversi yang pertama dia lakukan adalah dengan berkicau di twitter melalui akunnya sendiri dengan mengkritik wakil gube...