Skip to main content

Posts

"i freed a thousand slaves. i could have freed a thousand more if only they knew they were slaves." - Harriet Tubman

MEMBUKA TABIR PEMBANTAIAN 1965-1966

Penulis yakin bahwa belum banyak dari kita sekarang yang sadar kalau pengetahuan kita akan sejarah bangsa kita sendiri ternyata bukanlah yang sebenarnya namun telah dipelintir dan diubah sedemikian rupa lewat film-film, tulisan, buku sejarah, dan cerita-cerita yang kita baca dan dengar demi kepentingan rezim penguasa saat itu, yang tak ingin rakyat indonesia mengetahui yang sesungguhnya terjadi pada saudara-saudara mereka sesama rakyat indonesia yang menjadi korban kekejaman masa lalu kelam bangsa ini. SEKALI LAGI MEREKA MENG-“ATAS NAMA RAKYAT INDONESIA”. Penulis baru tersadar untuk mengangkat tema tulisan kali ini mengenai pembantaian para tokoh PKI dan yang diduga sebagai anggota dan simpatisannya setelah membaca buku Pengakuan Algojo 1965 investigasi TEMPO perihal pembantaian 1965 dan buku mengapa G/30 S PKI Gagal karya Mayjen. (PURN.) Samsudin juga film The Act of Killing (jagal) karya sutradara muda asal AS Jhosua Openheimer.  Sebelum itu telah dihipnotis pula dengan k...

THE WORLD WITHOUT US

DEMOKRASI = MOBOKRASI

Banyaknya konflik yang terjadi belakangan di belahan bumi pertiwi ini tak nyana melemparkan isu kontroversial yang katanya itu merupakan buah dari ketidaksiapan masyarakat kita pada sistem demokrasi yang dianut negeri ini terlebih sejak peristiwa 98. Kurang nya pengertian dan pikiran yang tidak dewasa disinyalir sebagai penyebab utama lahirnya tindakan-tindakan anarkis  masyarakat dalam merespons setiap isu di lingkungannya dengan mengatasnamakan kebebasan menyuarakan pendapat. Tak ayal situasi seperti ini menumbuhkan kembali pertanyaan, apakah bangsa ini sudah benar dan siap dalam menerapkan sistem demokrasi yang lahir dari revolusi prancis ini kedalam sistem ke-bhinekaan negara kita? What is ur Democrazy??? Salah satu bapak pendiri bangsa ini ternyata pernah mengutarakan suatu pandangan menarik seputar sistem demokrasi yang dulu digadang-gadang paling pas dengan bangsa Indonesia muda. Moh. Hatta dengan tegas membedakan esensi demokrasi barat sebagaimana yang digagas ...

BE A HERO

Banyak cara untuk menjadi pahlawan, pahlawan bagi lingkungan kita dan untuk orang-orang yang kita cintai. Tapi pahlawan yang sebenarnya tidak pernah terlintas dalam pikirannya untuk menjadi pahlawan, karna pahlawan tidak akan pernah memikirkan opini orang lain terhadap dirinya, apa yang telah diperbuat, karna dia hanya percaya pada satu nilai yaitu keikhlasan. Keikhlasan tanpa pamrih, berbuat hanya untuk kebaikan saja, baik itu bagi seseorang atau lingkungan demi kebaikan yang sebenarnya tanpa didasari rasa ingin diagungkan atau dianggap berjasa. Untuk menjadi pahlawan, kita hanya harus menumbuhkan sifat kepahlawanan dalam diri kita terlebih dahulu yang sebenarnya sudah menjadi sifat dasar dari setiap manusia, rasa itu telah ditanamkan jauh didalam hati kita yang paling dalam, bahkan rasa itu mengalir dalam setiap aliran darah dan helaan nafas, rasa ingin menolong merupakan fitrah tak terbantahkan bagi setiap manusia. yaitu diantaranya mendahului kepentingan orang lain, kemampua...

BUNGA TULIP ITU ISTANBUL, TURKI.

Bunga tulip selalu diidentikkan dengan negara Belanda. Ribuan wisatawan datang ke Belanda hanya untuk mengagumi bunga yang cantik dan berwarna cerah ini, yang banyak ditanam di taman-taman negara Kincir Angin itu. Kota Keukenhof di Belanda, setiap tahunnya bahkan dikunjungi sekitar 800.000 orang dari seluruh dunia yang ingin menyaksikan keindahan aneka bunga tulip dalam Festival Tulip yang diselenggarakan setiap tahun di kota itu. Tak heran masih banyak orang yang beranggapan bahwa bunga tulip adalah bunga asli dari Belanda. Bunga tulip sebenarnya bukan bunga asli Belanda, karena sebenarnya bunga ini berasal dari Asia Tengah dan Belanda sebenarnya berhutang budi pada kekhalifahan Islam Ustmaniyah di Turki, karena atas peran kekhilafahan Islam inilah Belanda sekarang jadi terkenal karena bunga tulipnya.     Asal muasal Bunga Tulip Istanbul Turki, sebenarnya bunga liar yang tumbuh di kawasan Asia Tengah. Orang-orang Turki yang pertama kali membudidayakan bunga ...

POLISI EKSIS

Kalau kata eksis itu selalu identik dengan ketenaran, artis/selebritis, glamou/luxurious, dan semacamnya. Tapi justru yang terjadi pada polisi-polisi yang ramai diperbincangkan belakangan ini justru kebalikannya. Mereka seketika eksis ketika kelakuannya, buah dari perbuatannya itu entah disengaja ataupun tidak beredar luas di dunia maya dan menjadi konsumsi oleh masyarakat luas. Dan yang sangat disayangkan yang beredar luas itu malah kelakuan tidak patut dan sangat bertolak belakang dengan pangkat dan jabatan yang mereka emban sebagai aparat yang menjadi panutan masyarakat, seharusnya. Ya, mulai dari foto-foto tidak senonoh/bugil, aksi kekerasan, mabuk, sampai aksi pemerasan mereka para polisi ini saat ini telah menjadi sorotan banyak media massa baik televisi, surat kabar, dan internet seperti youtube dan media sosial. Aparat kepolisian yang seharusnya pos nya itu letaknya di garda terdepan dalam melayani, mengayomi, memberikan rasa aman terhadap masyarakat yang menja...